Newsroom
Berita terbaru dari Lion Air
Lion Air Bersama Kementerian Dalam Negeri Percepat Pemulihan Sosial di Sumatera
Lebih dari 1.000 Praja IPDN dan Bantuan Kemanusiaan Diberangkatkan melalui Penerbangan Kepedulian Menggunakan Pesawat Berbadan Lebar Lion Air Tipe Airbus 330
T A N G E R A N G, 03 Januari 2026 — Berangkat dari kepedulian, bukan sekadar penerbangan, Lion Air bagian Lion Group bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melaksanakan kegiatan kemanusiaan melalui penerbangan CSR untuk mendukung percepatan pemulihan sosial di sejumlah wilayah Sumatera bagian utara yang terdampak bencana.
Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran nyata negara dan dunia usaha penerbangan di saat masyarakat membutuhkan. Dalam kegiatan ini, Lion Air sebagai bagian dari Lion Group mengoperasikan armada yang membawa praja, dengan penerbangan lanjutan menuju berbagai daerah dilayani oleh armada Lion Group. Lion Air mengerahkan dua pesawat berbadan lebar Airbus A330 dan satu pesawat Boeing 737 untuk memberangkatkan 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) beserta bantuan logistik kemanusiaan menuju wilayah terdampak.
Seluruh proses pengangkutan praja dan bantuan ini dilaksanakan tanpa pungutan biaya, sebagai bentuk kontribusi langsung Lion Air bagi rakyat Indonesia. Lion Air menanggung sepenuhnya operasional penerbangan sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana.
Transportasi Udara sebagai Jembatan Kepedulian
Di wilayah dengan akses terbatas, transportasi udara menjadi kunci. Pesawat tidak sekadar alat angkut, melainkan jembatan yang menghubungkan bantuan dengan kehidupan. Melalui jaringan dan kesiapan armadanya, Lion Group memastikan bantuan dan personel dapat tiba dengan cepat, aman, dan terkoordinasi.
Langkah dimaksud sekaligus mendukung percepatan aktivitas sosial dan ekonomi, karena pemulihan sosial yang lebih cepat akan mendorong masyarakat kembali beraktivitas, menghidupkan roda ekonomi lokal, dan memperkuat ketahanan wilayah.
Kegiatan ini tidak hanya memindahkan logistik, tetapi menghadirkan sumber daya manusia terlatih. Kehadiran para praja IPDN menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus penggerak pemulihan sosial melalui pendampingan, penguatan komunitas, serta dukungan pelayanan publik di masa transisi pascabencana.
Dalam konteks kebencanaan, pemulihan sosial tidak cukup hanya dengan bantuan fisik. Dibutuhkan kehadiran, empati, dan kerja bersama. Para praja IPDN diharapkan dapat berperan aktif mendampingi masyarakat, membantu koordinasi di lapangan, serta memperkuat kembali sendi-sendi kehidupan sosial yang terdampak.
Kolaborasi antara Lion Air dan Kementerian Dalam Negeri mencerminkan sinergi strategis antara sektor transportasi udara dan institusi negara. Kerja sama ini menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial bukan hanya milik pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif dunia usaha.
Melalui kegiatan ini, Lion Air menjalankan perannya sebagai bagian dari ekosistem nasional yang mendukung stabilitas sosial, pembangunan manusia, dan solidaritas kebangsaan.
Lebih dari 25 Tahun Membangun Negeri
Selama lebih dari 25 tahun, Lion Group tidak hanya menghubungkan kota dan pulau di Indonesia, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai misi kemanusiaan, kebencanaan, dan sosial. Kegiatan CSR ini menjadi kelanjutan dari komitmen jangka panjang Lion Air untuk tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi bagi Indonesia.
CSR dirancang relevan, kontekstual, dan berdampak, dengan fokus pada kebutuhan nyata di lapangan: menghadirkan bantuan, menggerakkan sumber daya manusia, serta mendukung pemulihan sosial yang berkelanjutan.
Di saat bencana terjadi, gotong royong adalah kekuatan utama bangsa. Kegiatan CSR Lion Air bersama Kementerian Dalam Negeri menunjukkan bahwa kolaborasi yang tepat, tulus, dan terarah dapat menghadirkan solusi nyata bagi rakyat serta memperkuat solidaritas nasional.
*** Selesai ***
Untuk pertanyaan media, hubungi kami di:
Ikuti kami di media sosial

